Selasa, 13 Januari 2026 Banjir melanda Desa Jaya Sakti, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, dan mengakibatkan ratusan hektare persawahan warga terendam air.Banjir tersebut diduga disebabkan oleh tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir sehingga saluran air tidak mampu menampung debit air.
Akibat kejadian ini, tanaman padi milik petani terancam gagal panen. Air yang merendam sawah mencapai ketinggian sekitar 30 hingga 50 sentimeter, sehingga menghambat pertumbuhan tanaman dan merugikan para petani.
Sekretaris Camat (Sekcam) Kecamatan Simpang Pematang hadir langsung meninjau lokasi persawahan yang terdampak banjir. Dalam kunjungannya, Sekcam berdialog dengan para petani dan perangkat desa untuk mendengarkan keluhan serta meninjau kondisi lapangan secara langsung.
Sekcam Simpang Pematang Bapak Radiansyah, S.I.kom menyampaikan bahwa pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan instansi terkait di Kabupaten Mesuji untuk mencari solusi penanganan banjir, termasuk perbaikan saluran drainase dan upaya penanggulangan jangka panjang agar kejadian serupa tidak terulang.
Pemerintah desa bersama masyarakat setempat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Sementara itu, data kerugian petani masih dalam proses pendataan oleh pihak desa.(Pemdes jaya sakti)