33 Operator Website dari Dua Kecamatan Ikuti Kegiatan di Aula PMD
Mesuji, Jumat (7 November 2025) — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Mesuji melaksanakan kegiatan Evaluasi Pengelolaan Website Desa yang diikuti oleh 33 operator website desa dari dua kecamatan, yaitu Simpang Pematang dan Way Serdang. Kegiatan berlangsung di Aula Dinas PMD Kabupaten Mesuji mulai pukul 13.00 WIB.
Kegiatan ini bertujuan untuk menilai sejauh mana pengelolaan website desa telah berjalan efektif dalam mendukung keterbukaan informasi publik, pelayanan digital, dan penyebaran informasi pembangunan desa kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, perwakilan dari Dinas PMD Kabupaten Mesuji menyampaikan bahwa website desa merupakan bagian penting dari strategi digitalisasi desa yang terus didorong oleh pemerintah daerah.
“Website desa bukan hanya sarana publikasi kegiatan, tetapi juga menjadi wadah transparansi dan akuntabilitas pemerintah desa kepada masyarakat. Melalui evaluasi ini, kami ingin memastikan seluruh desa di Mesuji aktif memperbarui dan mengelola websitenya secara profesional,” ujar perwakilan Dinas PMD.
Kegiatan evaluasi ini juga diisi dengan sesi diskusi dan pembinaan teknis bagi operator desa, meliputi pembaruan konten berita, manajemen data profil desa, serta peningkatan keamanan website. Para operator diberikan arahan agar website desa tidak hanya informatif, tetapi juga interaktif dan mudah diakses oleh masyarakat.
Salah satu peserta, operator dari Desa menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk memperbaiki tampilan dan isi website desa agar lebih menarik dan sesuai kebutuhan warga,” ujarnya.
Dinas PMD Mesuji berencana melanjutkan kegiatan serupa bagi kecamatan lainnya sebagai bagian dari program pembinaan berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi dan komunikasi desa.
Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan seluruh desa di Kabupaten Mesuji dapat mengelola website secara optimal sehingga menjadi sarana informasi publik yang akurat, transparan, dan berdaya guna bagi masyarakat.