You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Jaya Sakti
Logo Desa Jaya Sakti
Desa Jaya Sakti

Kec. Simpang Pematang, Kab. Mesuji, Provinsi Lampung

STUNTING BUKAN AIB, Mari Rembuk Dan Beri Solusi.......

MUHAMMAD RIFKI RAMADANI, S.E 10 September 2025 Dibaca 367 Kali
STUNTING BUKAN  AIB, Mari Rembuk Dan Beri Solusi.......

Desa Jaya Sakti, 09 September 2025– Dalam upaya percepatan penurunan angka stunting, Pemerintah Desa Jaya Sakti menggelar kegiatan penanganan stunting yang melibatkan lintas sektor, antara lain Puskesmas Wira Bangun, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Jaya Sakti dan dihadiri oleh ibu hamil, ibu balita, kader posyandu, serta tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting sejak dini, melalui edukasi gizi, pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta intervensi langsung terhadap keluarga yang berisiko tinggi.

Kepala Desa Jaya Sakti, Mohamad Saheri, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan bahwa stunting merupakan tantangan serius yang harus ditangani bersama.

“Stunting bukan hanya soal pertumbuhan fisik, tapi juga perkembangan otak anak. Oleh karena itu, kita perlu kerja sama dari semua pihak agar generasi masa depan kita sehat dan cerdas,” ujarnya.

Perwakilan dari Puskesmas Wira Bangun memberikan penyuluhan kesehatan mengenai pola makan seimbang, pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta pemberian ASI eksklusif. Selain itu, petugas PLKB juga menyampaikan peran penting keluarga berencana dalam menjaga jarak kelahiran untuk mencegah stunting.

Sementara itu, Ketua PKK Desa Jaya Sakti menekankan pentingnya peran ibu-ibu PKK dalam memberikan edukasi gizi dan mendampingi keluarga di lingkungan masing-masing.

“PKK siap mendukung program pemerintah dengan turun langsung ke lapangan, membantu mengawasi tumbuh kembang anak dan memberikan edukasi kepada ibu-ibu,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penimbangan dan pengukuran tinggi badan anak, pembagian makanan tambahan bergizi, serta pendataan keluarga berisiko stunting untuk mendapatkan intervensi lanjutan.

Dengan sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat, Desa Jaya Sakti menargetkan penurunan angka stunting secara signifikan pada tahun 2025. Pemerintah desa berkomitmen untuk terus melaksanakan program serupa secara berkala sebagai bagian dari upaya berkelanjutan menciptakan generasi sehat dan bebas stunting.(Pemdes Jaya Sakti)

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 853.924.445,24 Rp 1.552.150.892,02
55.02%
Belanja
Rp 664.107.684,00 Rp 1.356.760.132,01
48.95%
Pembiayaan
Rp 35.075.739,99 Rp -184.274.260,01
-19.03%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 0,00 Rp 2.500.000,00
0%
Dana Desa
Rp 750.559.200,00 Rp 1.096.611.000,00
68.44%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 26.747.255,70
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 102.973.954,00 Rp 425.253.369,00
24.21%
Bunga Bank
Rp 391.291,24 Rp 1.039.267,32
37.65%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 196.006.184,00 Rp 579.530.612,01
33.82%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 396.734.500,00 Rp 572.049.520,00
69.35%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 11.367.000,00 Rp 81.180.000,00
14%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 0,00 Rp 10.000.000,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 60.000.000,00 Rp 114.000.000,00
52.63%